islam tidak mengajarkan kita tentang kekerasan. islam mengajarkan bagaimana kita bisa mengimbangi diri dengan dalih-dalih sabar sebagai pedoman hati kita. kita tak akan bisa menjadi diri yang baik kecuali mengerti dan mengetahui apa yang seharusnya kita lakukan dalam hidup melalui apa yang selama ini kita baca, dengan dan renungkan.

dalam Al-Qur'an pun mengajarkan, bagaimanapun keadaan kita. semarah apapun kita, sekurang ajar apapun orang lain jahat dengan kita, kita harus ikhlas. itu adalah ujian dimana kita di latih untuk sabar dalam situasi apapun. tapi, al insanu makhalul khotho' wa nisya'..... kesempurnaan adalah milik Allah SWT dan manusia adalah bahan salah dan lupa. bukan berarti kita boleh untuk selalu salah dan lupa, BUKAN! tapi kita harus sadar, dari salah itulah kita harus bangkit.

Baginda Rosul pernah suatu hari, ketika Beliau berjalan ke suatu tempat, di tengah perjalanan, Ia di ludahi oleh seorang kafir. Kejadian itu berulang-ulang hingga suatu hari, sang peludah itu pun tidak ada. setelah Beliau telusuri, ternyata orang tersebut sedang sakit di rumahnya. Dengan segala kesabaran yang luar biasa, Baginda Rosul menjenguknya dan masih membawakan oleh-oleh untuknya. dan ketika Beliau bertemu dengan orang kafir tersebut, betapa kagetnya orang kafir tersebut. Dan akhir cerita, sang kafir tersebut meminta maaf dan akhirnya masuk islam. Subhanallah...

dan sekarang, pernahkan kita bercermin dari hal-hal tersebut. marilah kita saling berkaca antar diri sendiri. Bagaimana kita bisa membenahi moral bangsa, sedangkan moral kita sendiri masih bobrok!

mari kita sadar dan teriakkan dalam hati, "ISLAM BUKAN AGAMA TERORIS! SAVE ISLAM! SAVE HEAVEN!"


1 komentar:

  1. yupz,,,, mau bangetz getho...


    islam loves piece!!!



    hehhheheh =]

    CoM-cOm Comunity

Post a Comment